Kol atau kubis bulat merupakan salah satu sayuran primadona di Indonesia, dengan umur panen yang cukup cepat yakni hanya 90 hari, dengan berat rata-rata antara 1.8 kg - 4 kg per-batang. Dengan harga jual pasaran Rp500 - Rp5000/kg.

Kol cukup mudah tumbuh di dataran tropis Indonesia. Dalam satu hektar, petani biasanya memanen rata-rata 40-60 ton per musim.

Potensi pasar yang luas, modal yang cukup murah dibanding tanaman lain, seperti cabai dan tomat yang modalnya tergolong sangat tinggi. Perawatan kol juga tergolong sangat mudah, membuatnya benar-benar di gemari petani indonesia saat ini.

Nah di kesempatan kali ini kita akan membuat sebuah tutorial cara menyemai bibit kol anti gagal, biasanya dalam 3 hari bibit kol dipastikan akan tumbuh.

1. Beli bibit kol dari toko bibit yang tersedia di daerah agan.

Bibit yang sehat adalah kunci keberhasilan penyemaian bibit, semakin bagus bibit yang akan kita gunakan maka akan semakin besar pula keberhasilan menyemai bibitnya.

2. Rendam bibit tersebut ke dalam air.

Cara ini kita lakukan untuk mendapatkan bibit yang benar-benar yang akan kita gunakan. Cara ini dilakukan untuk memisahkan bibit yang baik dan yang kurang baik untuk di gunakan. Buanglah bibit yang mengambang karena besar kemungkinan bibit yang mengambang itu tidak akan tumbuh nantinya di persemaian.

3. Ambil baskom berisi air dan tissue kering.

Tissue kering berfungsi untuk membungkus bibit kol yang akan kita semai. Bibit kol akan dengan sangat mudah berkecambah pada kondisi yang lembab. Agar tumbuh merata, usahakan untuk membungkus bibit kol beserta air, lalu bungkuslah bibit kol dengan tissue yang sudah di celupkan tadi. Upayakan tissue tersebut basahnya merata, jika kamu merasa belum merata, tissue yang sudah berisi bibit kol bisa kamu celupkan ke dalam air. Penggunaan tissue berwarna putih bertujuan agar bisa lebih enak dan mudah dilihat.

4. Letakkan tissue tersebut di tempat yang gelap.

Dalam 3 hari, bibit akan berkecambah dengan mudah. Jika ada bibit yang belum tumbuh saya sarankan jangan di buang, tunggu 2-3 hari lagi karena masih ada kemungkinan bibit tersebut akan berkecambah namun terlambat dan bisa dilanjutkan untuk di tanam.

5. Buat tempat penyemaian bibit menggunakan tray semai, atau bisa juga menggunakan polibag.

Agar pertumbuhan benar-benar sempurna, silahkan menggunakan tray semai atau polibag. Silakan isi tray semai tersebut dengan campuran berupa kompos dan tanah.

6. Pindahkan / Semai bibit tersebut ke dalam tray semai atau polibag.

Sekarang saatnya kita memindahkan bibit tersebut ke dalam  pembibitan. Pilihlah bibit yang tadi sudah berkecambah, lalu pindahkan ke tray semai. Tutup kembali bibit tersebut dengan tanah yang sudah di haluskan. Pemindahan bibit kol dari tissue ke tray semai kita sarankan dilakukan pada pagi atau sore hari untuk mencegah tanaman menjadi stress dan tidak tumbuh.

7. Siram bibit pagi atau sore hari.

Siramlah bibit kol yang telah kita semai pagi atau sore, lakukan cara ini berulang ulang hingga bibit kol siap untuk di pindahkan kelahan yang akan kita gunakan.

Cara yang kita buat diatas merupakan cara terbaik untuk menyemai bibit kol jika dibanding dengan cara tabur yang biasa di gunakan oleh petani.
Selain bibit yang tumbuh dengan baik, bibit juga akan lebih mudah kita pindahkan ke lahan yang akan kita gunakan, bibit juga lebih sehat dan cepat tumbuh.