Pengertian Desain Grafis, Sejarah, Unsur, Prinsip, Keterampilan dan Perangkat Lunak

Pengertian Desain Grafis – Dalam era modern seperti sekarang ini, dimana teknologi kini sudah semakin canggih dan merajalela, tentu kita sudah tidak asing lagi dengan yang namanya desain grafis, bukan? Pada umumnya orang sering mendengar istilah tersebut, namun ternyata banyak yang belum begitu memahami akan istilah itu sendiri. Hal ini dikarenakan perkembangan teknologi di Indonesia belum mencapai puncaknya, apalagi penyediaan sumber teknologi di Indonesia sendiri juga tergolong masih minim. Sehingga tak heran jika masih ada sejumlah orang yang belum memahami apa itu desain grafis.

Desain grafis sendiri pertama kali muncul di Inggris, Perancis, serta Amerika, dan mengalami begitu banyak perkembangan sampai menjadi desain grafis seperti yang sekarang sering kita lihat ini. Bicara soal desain grafis, kali ini kita akan membahas tentang pengertian desain grafis, sejarah, unsur dan keterampilan.

Pengertian Desain Grafis

Pengertian Desain Grafis
Graphic Design

Rancangan grafis atau desain grafis merupakan suatu metode komunikasi dengan menggunakan sejumlah elemen visual, seperti bentuk, tulisan, dan gambar. Dimana semua elemen tersebut ditujukan untuk menciptakan atau menimbulkan persepsi mengenai sebuah pesan yang hendak di sampaikan.

Singkatnya, desain grafis merupakan sebuah bentuk komunikasi visual yang dimanfaatkan untuk menyampaikan sebuah informasi ataupun pesan-pesan tertentu.

Sejarah

Pengertian Desain Grafis
Sejarah Desain Grafis

Desain grafis sendiri sebenarnya tidak bisa dipisahkan dari istilah seni rupa, hal ini dikarenakan ditemukannya sebuah lukisan di gua yang terletak di kota Lascaux, Perancis. Dimana lukisan tersebut merupakan media komunikasi visual yang paling tua, kira-kira berasal dari tahun 10 ribu sampai 15 ribu SM. Kemudian pada jaman modern ini sejumlah simbol ideogram tersebut mengalami perkembangan menjadi sejumlah aksara yang sering kita jumpai di layar.

Di Inggris terdapat seseorang yang cukup berpengaruh dalam dunia pendidikan desain, yakni Henry Cole. Dimana kala itu beliau berusaha untuk meyakinkan pemerintah mengenai betapa pentingnya desain grafis dalam suatu jurnal, khususnya dalam Journal of Design and Manufactures. Setelah itu, beliau mengadakan acara The Great Exhibition, dimana acara tersebut merupakan wujud dari perayaan akan timbulnya teknologi industri modern serta desain dengan gaya victoria.

Baca Juga : Demonstrasi - Pengertian, Penyebab, Faktor Pendukung, Cara Melakukan, Contoh dan Dampaknya

Pada tahun 1891-1896, William Moris Kelmscott mencetak atau menerbitkan sebuah buku tentang karya desain grafis yang ditulis oleh gerakan Arts dan Crafts, lalu menjualnya kepada sejumlah orang kaya. Dalam hal ini Moris mampu membuktikan adanya sebuah potensi penjualan dalam produk-produk desain grafis. Selain itu, Moris juga merupakan pelopor dari pemisahan seni rupa dengan desain grafis, dimana hal ini sangat berpengaruh dalam perkembangan desain grafis pada abad ke-20. Istilah desain grafis sendiri dikenal sejak tahun 1922 dalam sebuah esai karya William Addison Dwiggins yang berjudul “New Kind of Printing Calls for New Design”.

Pada tahun 1920, di Uni Soviet terdapat suatu aliran konstuktivisme yang mengaku melihat suatu karya seni berorientasi individu, dimana hal itu tidak berguna sekalipun bagi Rusia. Sehingga mereka berusaha untuk membuat sesuatu yang bisa diaplikasikan pada dunia nyata. Mereka membuat desain pada sejumlah bangunan, poster, perangkat teater, pakaian, kain, logo, perabotan rumah tangga, menu dan masih banyak lagi.

Selanjutnya, pada tahun 1928 Jan Tschichold menuliskan buku yang berjudul New Typography, dimana di dalamnya ia merumuskan sejumlah prinsip dasar tipografi modern. Selain Tschichold, Herber Bayer and Laszlo Moholy-Nagy, Bauhus dan El Lissitzky juga merupakan seorang tipografer yang sangat mempengeruhi perkembangan ilmu desain grafis. Dalam hal ini mereka berperan sebagai pelopor di teknik industri yang berjalan sepanjang abad ke-20. Di tahun-tahun selanjutynya, desain grafis mulai diakui dan mulai diterapkan oleh banyak orang dari berbagai macam kalangan. Seperti pada saat perang dunia ke dua, dimana saat itu kebutuhan desain grafis mengalami peningkatan yang sangat pesat. Selain itu, pada tahun 1937, ketika pindahnya sekolah Bauhus ke Chicago juga sangat mempengaruhi perkembangan desain grafis di Amerika.

Unsur dan Prinsip Desain Grafis

Pengertian Desain Grafis
Design

Sama seperti desain pada umumnya, desain grafis juga memiliki sejumlah unsur, antara lain :

- Bentuk

- Tekstur

- Garis

- Ruang

- Warna

Dimana tekstur-tekstur di atas akan membentuk sejumlah prinsip dasar dari desain visual, seperti :

- Balance (Keseimbangan)

- Rhythm (Ritme)

- Emphasis (Tekanan)

- Proportion (Proporsi)

- Unity (Kesatuan)

Dan selanjutnya membentuk suatu aspek struktural dalam komposisi yang jauh lebih luas.

Keterampilan

Seni Visual

Pengertian Desain Grafis
Seni Visual

Seni visual merupakan salah satu keterampilan yang meliputi ilmu fotografi, digital imaging dan lain sebagainya.

Tipografi

Pengertian Desain Grafis
Tipografi

Tipografi adalah suatu seni merancang, memodifikasi dan menyusun huruf. Pada ilmu tipografi sendiri terdapat sejumlah peraturan dalam huruf, seperti jenis huruf, ukuran huruf, kerning (jarak di antara dua jenis huruf yang spesifik), tracking  (jarak di antara huruf-huruf pada umumnya), dan leading (suatu jarak diantara baris).

Tata Letak

Tata letak merupakan suatu seni yang bertujuan dalam penyusunan konten atau elemen yang terdapa dalam suatu halaman, misalnya dalam penempatan teks dan gambar. Kebanyakan, orang menggunakan ketrampilan ini untuk keperluan media cetak, seperti buku, majalah, tabloid, koran, dan lain sebagainya. Diketahui pula, bahwa tata letak yang baik dan tepat mampu membuat pembaca merasa nyaman ketika membacanya.

Desain Interaksi

Memasuki era teknologi, sejumlah desainer grafis mulai fokus terhadap rancangan interface atau tampilan suatu perangkat lunak serta interface suatu laman web. Dalam hal ini, desainer grafis mulai menjalin kerja sama dengan sejumlah pengembang perangkat lunak maupun pengembang laman web. Hal ini dilakukan demi terciptanya sebuah kenyaman bagi pengguna web atau perangkat lunak.

Perangkat Lunak Desain Grafis

Untuk memudahkan proses pembuatan desain grafis, saat ini sudah terdapat sejumlah perangkat lunak yang bisa digunakan untuk melakukan desain grafis dengan mudah, antara lain :

Desktop Publishing

  •     Adobe Photoshop
  •     Adobe Illustrator
  •     Adobe Indesign
  •     Coreldraw
  •     GIMP
  •     Inkscape
  •     Macromedia Freehand
  •     Adobe image ready
  •     CorelDraw
  •     Adobe Page Maker
  •     Paint Tool SAI

Webdesign

  •     Adobe Dreamweaver
  •     Microsoft Frontpage
  •     Notepad
  •     Adobe Photoshop
  •     macromedia firework

Audiovisual

  •     Adobe After Effect
  •     Adobe Premier
  •     Final Cut
  •     Adobe Flash atau sebelumnya Macromedia Flash
  •     Ulead Video Studio
  •     Magic Movie Edit Pro
  •     Power Director

Rendering 3 Dimensi

  •     3D StudioMax
  •     Cinema 4d
  •     Maya
  •     AutoCad
  •     Google SketchUp
  •     Light Wave
  •     Blender
  •     Softimage

Daftar Isi

More From: Pengertian