Melalui tes wawancara pemilik peruasaan atau bagian perekrutan karyawan ingin mengenal lebih jauh karyawan yang akan direkrut. Meskipun pada awalnya sudah ada surat lamaran kerja yang dikirimkan. Sudah mengikuti tes tertulis, psikotes, tes skiil, dan rangakaian tes lainnya. Namun penarikan kesimpulan biasanya dilakukan setelah tes wawancara secara langsung.

Tes wawancara memiliki tekanan psikologis tersendiri kepada pelamar kerja. Bahkan bagi sebagian orang tes ini hampir sama beratnya dengan ujian skripsi. Oleh karena itu dibutuhkan persiapan khusus dan tips tertentu untuk menghadapinya.

Tips Wawancara Kerja Agar Diterima Menjadi Karyawan

Ada sebagian orang yang berpendapat bahwa ketika sudah memasuki tahap wawancara, maka kemungkinan diterima itu sudah mencapai 75%. Artinya peluang diterima sudah sangat besar. Tentu saja pendapat itu bisa dibenarkan karena beberapa pesaing telah gugur pada tes sebelumnya. Namun ingat bahwa, bahkan 99% pun peluang diterima masih bisa gagal. Jadi untuk menghindari kegagalan pada tahap akhir anda bisa mencoba tips berikut ini.

1. Kumpulkan Informasi Terkait Perusahaan Tempat Anda Melamar Kerja

Tips Wawancara Kerja
Informasi Perusahaan

Anda harus mengenal terlebih dahulu tentang perusahaan tempat anda melamar kerja. Semakin banyak anda mendapatkan informasi, maka akan semakin mudah anda menjawab pertanyaan-pertanyaan terkait perusahaan tersebut. Informasinya bisa anda kumpulkan melalui internet (situs resmi perusahaan), surat kabar, karyawan yang bekerja pada perusahaan tersebut, atau orang-orang yang tinggal di sekitar perusahaan tersebut.

Beberapa informasi penting yang wajib anda tahu adalah kapan tahun berdirinya? siapa pemimpinnya? Bergerak di bidang apa? Berapa gaji karyawan? Bagaimana Jenjang Karirnya? Dan cari tahu lebih banyak tentang apa saja dari lini bisnis yang dijalankan perusahaan tersebut. Catat, pelajari, dan pahami!

2. Pastikan anda tahu posisi yang anda lamar

Tips Wawancara Kerja
Posisi Pekerjaan

Beberapa kasus pelamar kerja tidak tahu posisi yang dilamarnya. Kasus ini pernah terjadi beberapa kali pada tempat saya bekerja. Pada saat itu kami langsung melakukan interview pertama pada saat pelamar mengantarkan lamarannya.

Logikanya adalah ketika anda tidak tahu posisi yang anda lamar maka bagaimana mungkin anda akan tahu pekerjaan yang akan anda jalani nantinya. Jadi, pastikan anda menulis jelas posisi yang anda lamaran pada surat lamaran kerja.

3. Pahami gambaran umum pekerjaan pada posisi yang anda lamar

Tips Wawancara Kerja
Pahami gambaran pekerjaan

Untuk memperlihatkan kredibilitas anda sebagai calon karyawan profesional anda harus tahu gambaran umum dari bidang pekerjaan yang anda lamar. Dengan pengetahuan tersebut tentunya anda memiliki nilai plus. Ketika anda tidak tahu apa-apa tentang posisi yang anda lamar, sebaiknya jangan mencobanya. Bisa dipastikan bahwa ada pelamar lain yang lebih tahu tentang itu.

Meskipun pada setiap perusahaan memiliki job description yang berbeda-beda. Namun secara umum gambaran pekerjaan akan tetap sama. Misalnya HRD akan bertanggung jawab pada perekrutan karyawan, pengembangan sumber daya manusia (SDM), Payrol. Ketika perusahaannya skala besar dan memiliki banyak di bagia HR (Human resource) pekerjaan tersebut masih dibagi ke bidangnya masing-masing.

4. Makan dan Berdoa sebelum berangkat

Tips Wawancara Kerja
Makan dan Berdoa

Anda tidak pernah tahu berapa lama anda akan berada diperusahaan tersebut. Seberapa cepat proses interview berlangsung. Berapa orang yang akan menjalani tes. Anda harus siap dari segi stamina dan juga pastikan anda memulainya dengan doa.

Jadi anda harus mempersiapkan stamina anda. Jangan sampai di tempat tes anda kelaparan. Ingat anda tidak akan punya kesempatan untuk makan disana. Karena sewaktu-waktu anda bisa mendapatkan giliran untuk interview.

5. Datang Lebih Awal

Tips Wawancara Kerja
Datang Lebih Awal

Sebagai calon karyawan makan tunjukkan kedisiplinan dengan datang tepat waktu. Kalau bisa anda datang lebih awal dari jadwal wawancara. Jangan sampai anda datang terlambat karena itu kesalahan paling fatal dan tidak ada alasan yang bisa diterima dari keterlambatan anda.

Logikanya adalah ketika pada saat wawancara saja anda terlambat bagaimana dengan hari kerja. Ingat bahwa karyawan itu yang dibayar adalah waktu, tenaga dan pikirannya. Jadi, pastikan anda siap memberikan waktu anda mulai dari tahap wawancara sampai menjadi karyawan.

6. Sabar Menunggu

Tips Wawancara Kerja
Sabar Menunggu

Hal yang mungkin paling menyakitkan bagi pelamar kerja adalah menunggu. Sudah datang lebih awal jadwal interview malah diundur. Atau karena banyaknya calon karyawan yang harus interview jadi harus menunggu lama sampai tiba giliran.

Anda harus bisa sabar menunggu, anda tidak akan menunggu selama 8 jam. Karena jadwal kerja setiap harinya maksimal 8 jam. Mungkin waktu anda sangat berharga tapi pikirkan bahwa rencana masa depan anda juga ditentukan pada wawancara tersebut.

7. Berpakaian Rapi dan Sopan

Tips Wawancara Kerja
Berpakaian rapi dan Sopan

Penampilan anda sangat penting. Cari tahu standar kerapian yang diterapkan pada perusahaan tersebut. Secara umum sebaiknya anda berpakaian hitam putih, namun pada perusahaan tertentu anda cukup memakai pakaian standar pekerja kantoran.

Dengan menunjukkan penampilan yang rapi layaknya karyawan, maka anda terlihat lebih siap dari segi penampilan. Selebihnya tentu bagaimana anda menjawab semua pertanyaan yang diajukan nantinya.

8. Senyum, Sapa dan Salam

Tips Wawancara Kerja
Senyum, Sapa, dan Salam

Tunjukkan bahwa anda memiliki kemampuan komunikasi verbal dan nonverbal yang baik pada pertemuan pertama. Anda harus bisa menarik perhatian dari awal. Mulai dari masuk ruangan dengan memberi salam dan tersenyum. Ulurkan tangan anda untuk berjabat tangan dan perkenalkan nama anda.

Cara ini menunjukkan bahwa dari segi bahasa verbal dan nonverbal anda sangat percaya diri. Itu sangat penting dimiliki oleh seorang karyawan. Apapun bidang pekerjaannya, karena semua bidang pekerjaan saling berhubungan dengan bidang lain yang membutuhkan komunikasi.

Baca: 12 Pekerjaan Yang Cocok Untuk Jiwa Introvert.

9. Amati gestur dan berikan feedback

Tips Wawancara Kerja
Pahami Gestur

Saat proses wawancara berlangsung komunikasi tidak hanya berjalan secara verbal saja tetapi juga non verbal. Oleh karena itu memahmi gestur (bahasa tubuh) itu sangat penting. Pastinya anda sudah lulus tes psikologi sebelumnya, jadi tahu seperti apa yang harus anda lakukan.

Secara singkat adalah pandangan anda harus fokus. Lakukan eye contact saat menerima pertanyaan dan menjawab pertanyaan. Jangan terlalu kaku, sesekali anda perlu tersenyum. Bahasa tubuh menunjukkan kondisi, misalnya ketika pertanyaan diajukan dengan menatap anda sambil menyilangkan tangan di meja. Maka anda harus bisa memberikan feedback (tanggapan balik) yang lebih serius lagi.

10. Gambarkan Diri Anda Secara Lengkap

Tips Wawancara Kerja
Gambarkan Diri Anda

Jika anda pernah menjalani beberapa kali interview pasti anda pernah diminta untuk memperkenalkan diri. "Silahkan perkenalkan diri anda!". Kalimat tersebut tidak hanya sekedar ingin tahu siapa nama, tanggal lahir, dan semua yang anda tulis pada lembar surat lamaran kerja. Anda diberikan waktu sekitar 5-10 menit untuk bercerita panjang lebar tentang anda.

Jelaskan diri anda secara lengkap, siapa anda bagaimana cara berpikir anda. Bagaimana cara anda bekerja. Apa kelebihan dan kekurangan anda. Sampaikan semua secara jujur dan apa adanya.

11. Jawab semua pertanyaan dengan penuh percaya diri

Tips Wawancara Kerja
Percaya Diri

Anda tentu tidak dapat memprediksi semua pertanyaan yang akan diajukan. Maka, dengan banyak mengumpulkan informasi anda punya banyak bahan untuk menjawab setiap pertanyaan. Karena pada dasarnya fokus pertanyaan pada saat interview terletak pada tiga hal.

Pertanyaan tentang anda, pertanyaan tentang perusahaan dan pertanyaan tentang pekerjaan. Selebihnya adalah pemanis dan juga untuk membuat kondisi tetap terasa nyaman. Jadi, anda harus menjawab setiap pertanyaan dengan rasa percaya diri.

12. Jangan ragu mengatakan belum tahu, jangan hanya diam

Tips Wawancara Kerja
Jangan Diam

Menjawab dengan jawaban belum tahu masih lebih baik dibandingkan anda diam. Apalagi ketika anda menyatakan kesanggupan untuk mempelajari hal yang belum anda tahu tersebut. Itu masih akan memberikan poin tersendiri untuk anda.

Diam beberapa detik bahkan sampai satu detik pada proses wawancara menunjukkan ketidaksiapan anda. Setiap detik waktu sangat berharga. Maka dari itu pastikan menjawab dengan cepat dan memberikan kepastian. Jangan seolah-olah berpikir, karena pada dasarnya pertanyaan pada saat wawancara tidak ada yang harus anda pikirkan. Tetapi anda hanya akan diminta menyampaikan apa yang anda tahu saat itu.

13. Sesekali Ajukan Pertanyaan

Tips Wawancara Kerja
Ajukan Pertanyaan

Tes wawancara pada dasarnya bukan sebuah penghakiman, dimana anda hanya akan dicecar dengan berbagai pertanyaan. Pada beberapa perusahaan wawancara lebih pada pengenalan. Jadi, jangan sungkan untuk mengajukan pertanyaan.

Jika perlu siapkan puluhan pertanyaan dari rumah. Lepaskan pertanyaan tersebut ketika perbincangan mengarah atau memiliki hubungan dengan pertanyaan anda. Jangan mengajukan pertanyaan yang mengubah topik dan alur perbicangan yang terjadi.

14. Selipkan pujian pada jawaban anda

Tips Wawancara Kerja
Berikan Pujian

Untuk menjawab pertanyaan yang berkaitan dengan perusahaan. Anda harus pintar menyelipkan pujian-pujian pada jawaban anda. Buat pujian anda berjalan natural, jangan membandingkan dengan perusahaan lain yang bergerak di bidang yang sama.

Membuat perbandingan dan berusaha menjatuhkan perusahaan lain pada jawaban anda adalah sebuah kesalahan. Ingat bahwa pada perusahaan yang anda bandingkan tersebut juga memiliki bidang pekerjaan yang sama dengan yang anda lamar. Lebih fatal lagi jika ternyata perusahaan tersebut adalah anak perusahaannya atau bisa jadi perusahaan keluarganya. JANGAN!

15. Bagaimana Dengan gaji?

Tips Wawancara Kerja
Gaji Proporsional

Pertanyaan tentang gaji juga kadang membuat peserta wawancara menjadi terdiam beberapa detik. Maka di awal, liat tips pertama anda perlu mencari tahu standar gaji. Jika memang anda tidak mendapatkan informasi gaji pada perusahaan tersebut. Anda bisa mencari gaji pada posisi pekerjaan anda pada perusahaaan lain.

Intinya anda tahu berapa gaji yang seharusnya pada posisi yang anda lamar. Sebagai seorang pemula anda bisa meminta lebih rendah dari itu. Maka mintalah gaji yang proporsional. Tentunya anda bisa mengukur antara tingkat pekerjaan, keahlian dan tanggung jawab anda. Jadi, pastikan anda sudah mempertimbangkan posisi pekerjaan yang anda lamar.

Baca: 11 Tips Memilih Pekerjaan Yang Tepat.

Sudah siap menjalai wawancara kerja, semoga tips ini membantu. Setiap perusahaan memiliki pola dan cara wawancara masing-masing. Persiapan anda sangat penting, kesabaran anda sangat dibutukan. Tunjukkan bahwa diri anda layak diterima.